MADURA, iNews.id - Antrean kendaraan dan keluhan warga terkait ketersediaan Pertalite dan Biosolar muncul di sejumlah SPBU di Madura. Menanggapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mempercepat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan menambah armada mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Gangguan pasokan terjadi di sejumlah titik pada Selasa (20/10/2026). Pertamina menyebut kondisi tersebut dipengaruhi penyesuaian pengiriman dan peningkatan konsumsi, sehingga pasokan ke beberapa SPBU belum terealisasi sesuai kebutuhan.
Pemantauan stok dan koordinasi dengan pengelola SPBU pun diintensifkan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengiriman BBM, sekaligus menjaga kelancaran distribusi di empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, terus memantau kondisi stok di SPBU dan mengoptimalkan penyaluran agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi stok di SPBU dan mengoptimalkan penyaluran agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Kami juga mempercepat tindak lanjut pengiriman BBM ke SPBU yang membutuhkan,” ujar Ahad.
Selain mempercepat pengiriman, Pertamina menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter. Penambahan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas angkut dan mempercepat distribusi BBM ke SPBU yang membutuhkan pasokan tambahan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan lancar dan ketersediaan bagi konsumen tetap terjaga.
Masyarakat yang mengalami kendala pelayanan atau ingin menyampaikan pengaduan terkait ketersediaan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait