JOMBANG, iNews.id - Puluhan siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 70 siswa dari 639 penerima MBG harus mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, Kamis (3/9/2026).
Para siswa mulai mengeluhkan mual, pusing, dan diare pada Kamis pagi. Jumlah siswa yang mengalami gejala serupa terus bertambah hingga pihak sekolah mengevakuasi mereka ke Puskesmas Kabuh.
Gejala tersebut diduga muncul setelah para siswa menyantap menu MBG yang diterima sehari sebelumnya. Salah satu lauk yang diduga menjadi penyebab, yakni udang.
Sejumlah siswa mengaku mencium aroma tidak sedap seperti makanan basi saat hendak menyantap udang tersebut. Namun, sebagian siswa tetap memakannya, sedangkan lainnya memilih membuang lauk tersebut.
"Rasanya biasa saja tapi baunya tidak enak. Sekarang mualnya masih berasa," kata salah satu siswa yang turut menjadi korban, Teofilus.
Dari 639 siswa yang menerima MBG, sebanyak 70 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan. Mereka kemudian mendapat pemeriksaan dan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
Berdasarkan data Puskesmas Ploso, sebagian korban mendapat perawatan di fasilitas kesehatan di wilayah Ploso. Sebanyak tujuh siswa dirawat di Klinik Pratama Ploso dan delapan siswa lainnya menjalani perawatan di Klinik Asifa Ploso.
Sebagian siswa yang kondisinya membaik telah diperbolehkan pulang dengan membawa obat dari puskesmas. Sementara itu, sejumlah siswa lainnya masih menjalani rawat inap karena kondisinya belum membaik.
"Dari 70 siswa sampai saat ini ada 7 terdiri dari 6 siswi dan 1 siswa kita infus di Puskesmas karena tidak bisa menahan nyeri perut, melilit terus dan masih diare tadi pagi. Yang lainnya 63 murid kita pulangkan karena merasa mual dan perutnya melilit tapi masih bisa ditahan," ujar Dokter Puskesmas Kabuh, dr. Aditia Bimantara.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya gejala tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut, termasuk terhadap makanan MBG yang dikonsumsi para siswa.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait