SURABAYA, iNews.id – Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Timur (Jatim) yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah mencapai 295 orang. Dari jumlah tersebut, 23 di antaranya meninggal dunia, 188 orang sembuh dan 84 sisanya masih dalam perawatan.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan organisasi nakes lainnya untuk lebih memvalidasi data tersebut. Selain itu pihaknya juga akan mengklarifikasi dari teman seperjuangan, jika mungkin ada data dari mereka yang perlu untuk ditambahkan.
“Ini data yang kami miliki per 9 Juli 2020,” katanya.
Untuk dokter, yang terdata terkonfirmasi positif Covid-19 ada 78 orang. Sebanyak 47 di antaranya sembuh, 11 orang meninggal dunia dan sisanya 20 orang masih dirawat.
“Dari hasi tracing, mayoritas dokter ini tidak hanya menangani pasien Covid-19, namun juga praktek umum di beberapa tempat,” katanya.
Hingga saat ini penyebaran Covid-19 di Jatim terus meningkat. Bahkan salah satu pejabat utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim meninggal dunia yakni Kepala Bapeda, Rudy Ermawan.
Penyebaran Covid-19 di Jatim tertinggi di Indonesia mencapai angka 17.212 kasus. Hingga saat ini, jumlah pasien meninggal dunia 1.289 orang dan sembuh 7.476. Pasien yang masih menjalani perawatan 8.369 orang.
Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait